![]() |
Mobil Truk membawa Bantuan Beras dari Indocement untuk Warga Desa Palimanan Barat, (30/03). |
"Sudah salur ya mas...? Beras dari Indocement...," tulis camat singkat melalui WhatsApp, Minggu (30/03).
Kab. Cirebon,
polkrim-news.com || Setelah adanya penolakan Kepala Desa Palimanan Barat atas pemberian bantuan beras dari PT. Indocement Tunggal Perkasa TBK pada Kamis tanggal 27 Maret 2025 lalu, hari ini warga Desa Palimanan Barat diinformasikan telah menerima bantuan beras tersebut.
Hal tersebut diinformasikan oleh Camat Gempol Sri Darmanto melalui pesan singkatnya kepada awak media.
"Sudah salur ya mas...? Beras dari Indocement...," tulis camat singkat melalui WhatsApp, Minggu (30/03).
Warga masyarakat Palimanan Barat (A) membenarkan hal tersebut. Dirinya juga mengetahui penolakan Kepala Desa Palbar tanpa alasan yang jelas waktu itu.
"Pagi ini beras diterima oleh Pemerintah Desa Palimanan Barat. Dan kami sudah menerima beras tersebut," ujarnya
Menurut informasi yang didapatnya, Indocement telah memberikan 3306 kantong beras dimana perkantong berisi 2.5 kg beras.
"Bantuan ini sudah biasa kami terima secara rutin pada tiap tahunnya. Dan kami merasa senang karena bantuan ini diberikan diwaktu yang tepat untuk zakat fitrah juga berasnya lumayan bagus," jelasnya.
Sementara itu, Departemen CSR Indocement yang mewakili Agus menyampaikan terima kasih kepada pihak terkait setelah ada penolakan akhirnya bantuan kami bisa diterima oleh warga masyarakat Desa Palimanan Barat.
"Iya Alhamdulillah, bantuan beras sudah diterima oleh warga Palimanan Barat. Mudah-mudahan bisa bermanfaat. Ini sedekah perusahaan untuk warga," ungkapnya melalui WhatsApp.
Disisi lain Kepala Desa Palimanan Barat sejauh ini melalui WhatsApp dan via seluler tidak bisa dihubungi untuk dimintai klarifikasi terkait hal tersebut.
Sebelumnya diketahui ada pemberitaan terkait adanya penolakan bantuan beras yang dilakukan oleh Kepala Desa Palimanan Barat. (Yolando)
https://www.polkrim-news.com/2025/03/ada-apa-ya-warga-palimanan-barat-kecewa.html
Posting Komentar